Member Login

Ust Subki Al Bughury

Larangan Mengumbar Aurat

Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:59:13 WIB , author : Administrator,Kategori : Mazhab , Dibaca : 169

Kaum muslimin rahimakumullah,

Allah SWT berfirman:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau Saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
(QS. An Nuur 31).

Dalam tafsir Jalalain diterangkan bahwa para wanita mukminat diperintah agar tidak melihat hal-hal yang tidak halal bagi mereka. Mereka juga diwajibkan menjaga kemaluan mereka dari perkara yang tidak dihalalkan. Para wanita mukminat juga dilarang memperlihatkan bagian tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan kepada pria bukan suaminya dan yang tidak ada hubungan kekerabatan dengannya. Para wanita mukminat juga diwajibkan menutupi kepala, leher, dan dada mereka dengan kerudung atau mukenah. Dan para wanita mukminat juga dilarang memperlihatkan perhiasan/aurat mereka kecuali kepada para suami mereka, bapak mereka, bapak mertua mereka, anak-anak lelaki mereka, anak lelaki suami mereka, atau saudara lelaki mereka, atau keponakan lelaki mereka, atau sesama wanita mukminat, atau budak-budak lelaki mereka. Mereka-mereka ini boleh melihat aurat selain yang ada di antara pusar dan lutut. Apa yang ada di antara pusar dan lutut diharamkan bagi selain suaminya. Para wanita mukminat dilarang memperlihatkan aurat mereka kepada para wanita kafir. Para wanita kafir tidak disamakan dengan para wanita mukminat. Para budak lelaki yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita dibolehkan melihat aurat wanita selain apa yang ada antara pusar dan perut.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Ayat dan tafsirnya di atas merupakan penjelasan bahwa para wanita dilarang sembarangan mengumbar aurat mereka. Para wanita diwajibkan menutup rambut, kepala, leher, dan dada. Di dalam QS. Al Ahzab 59 para wanita mukminat diwajibkan mengenakan jilbab yang menutupi seluruh tubuhnya hingga menutupi telapak kaki mereka saat keluar rumah.  Di dalam tafsir Al Qurthuby dikutip hadits Nabi saw. bahwa para wanita yang mengumbar aurat, berpakaian tapi telanjang,  adalah penghuni neraka:

Komentar

© 2016 Rumil Al Hilya